Selasa, 23 Agustus 2011

Kaya

Aku ingin engkau fokus.... Sahabatku...

Aku ingin engkau sukses ....sahabatku...

jadilah orang yang beriman, mengikuti syari islam dan sunnah rasul...
Jangan sia sia kan pikiran dan konsentrasi mu karena soal wanita...
Kamu masih muda. Banyak PR yang mesti engkau kerjakan. ...
Aku berdoa engaku menjadi orang sukses
waktumu sangat berharga
Jangan sia siakan waktumu untuk memikirkan "hal itu"
Fokus dan konsentrasilah...aku yakin dengan begitu energimu untuk menjadi orang kaya akan lebih besar

Senin, 22 Agustus 2011

Artikel Tentang Anak Tunggal


Artikel Tentang Anak Tunggal
Jujur saja hari ini saya terpuruk setelah membaca salah satu artikel tentang sifat anak tunggal. Dan semua sifat yang artikel sebutkan itu kebanyakan ada pada diriku…
Aku merasa tersinggung, memang pada jaman dahulu aku sulit untuk berbagi…tapi sekarang aku berbeda. Aku bisa beremphati. Salah satu cita-citaku adalah bisa mendirikan yayasan social agar bisa membantu saudara saudara ku yang kurang beruntung. Aku merasakan bahwa member dan menolong akan jauh membuat hatiku bahagia.

Article about Single boy
Honestly, today I am being sad after reading one of articles related to the psychology of single boy. It is true that many of attitudes that it has mentioned is on me…
I am sad. It can be believed that in the past I am difficult to share to another…but right now I am change. I have empathy. One of my dreams is to build the social institution in order can help poor people. I feel that by giving happiness and helping I feel better and happy.

Persahabatan


Persahabatan
Senin/22/8/2011
1:28
Bahasa Indonesia:
            Aku bertanya pada diriku sendiri, apakah di dunia ini yang suka mengeluh adalah diriku. Sejak kecil aku merengek-rengek kepada Ibu dan Bapak untuk menampilkan seorang adik biar aku ngga kesepian. Imbasnya, saya mencari sosok seorang saudara dalam dunia persahabatan. Aku sendiri ngga tahu apakah mereka (sahabatku) menganggapku ada sebagai bagian dari hidup mereka (saudara). Aku suka berharap lebih karena tanpa sahabat, hatiku akan terasa kosong. Padahal, banyak pengorbanan yang aku berikan kepada sahabatku agar dia bisa mengerti akan keinginanku. Tuhan sekali lagi bukakanlah pintu hati.

Friendship
Monday/22/8/2011
1:28 pm
            English:
            I am wonder with myself whether I am the only one who often complains to the destiny in this world. Since I was a child, I often cry and complain to my father and mother to show my little brother in order not to be lonely. Consequently, I often look for a figure of brother in the friendship. Indeed, I do not know whether they (my friends) consider me as his big brother in his life. I like hoping more since without having friendship, my heart will feel empty. In addition, there are many sacrifices that I grant to my friends in order they can understand what I want.  God, once more please open his heart!

Kecewa


Kecewa
            Senin/22/8/2011
            Bahasa Indonesia:
Hari ini aku menangis di dalam do’a ku. My D brother menolak permintaanku. Hatiku bertanya apa kesalahanku? Setelah sholat dhuhur, aku berdoa sambil menangis. Aku memohon kepada Allah SWT, agar pintu hati my D brother terbuka, menyadari bagaimana rasanya kesepian tidak ada teman di dalam sebuah keluarga. Aku ingin dia sadar dan bisa menganggap aku sebagai kakaknya.

Disappointing
Monday/22/8/2011
English:
Today I was crying in my praying. My D brother refused my request. My heart wants to know whether I made a mistake. After finishing Dhuhur, I prayed while crying to Allah SWT. I ask my Lord to open his heart, realize how to be a single boy at home and often feeling lonely. I want him realize and can perceive me as his big brother.




Minggu, 21 Agustus 2011

kesepian

sebagai anak semata wayang alias anak tunggal saya sering merasakan kesepian. Tanpa diduga dan kapan waktunya, suasana hati berubah menjadi sunyi senyap. Kosong! Hal ini sudah saya rasakan sejak saya duduk di bangku SD. Yang dapat mengisi kekosonganku adalah sahabat-sahabat dekat ku. Seperti pada umumnya hobi dan rutinitas anak kecil adalah bercanda dan bermain bersama kawan-kawan. Ketika pagi menjelang, saya begitu bahagia sebab kerinduan untuk berkumpul dengan kawan-kawan terlaksana juga akhirnya. Saya ngga peduli dengan badan saya yang bau karena belum mandi (bangun tidur langsung main), sampai eyang putri mencari dan menseret saya untuk dimandikan kemudian harus melahap sarapan pagi. Ketika senja menyongsong, hati perlahan-lahan sunyi senyap sebab kita harus berpisah. 

Hubungan saya lebih dekat dengan eyang putri (Ibu dari Ibuku) dibandingkan dengan ke dua orangtuaku. Hal ini terjadi karena ke dua orangtua ku jarang berada di rumah. Mereka merantau di Sumedang Jawa Barat. Saya sebenarnya sejak umur lima tahun sampai umur sembilan tahun diasuh dan disusui oleh eyang putri satuku lagi (Ibu dari Bapak ku). Saya baru mengenal sosok seorang ayah yang begitu jelas ketika waktu itu saya 15 tahun (SMA), karena alasan eyang putri sudah sepuh maka Bapak memutuskan untuk tinggal di rumah untuk menjaga eyang. Dengan begitu, saya bisa mengenal sosok Bapak saya yang terkadang membuat saya bingung akan dirinya. Kenapa bingung? sebab Ayah menunjukan rasa sayangnya dengan cara aneh (memberi barang) padahal yang saya inginkan lebih dari itu (perhatian, saran, kasih sayang). Yang lebih menyebalkan Bapak adalah sosok otoriter dan overprotective. Saya merasa seperti robot yang selalu dikendalikan dan dibatasi ruang gerak, bahkan dalam urusan pergaulan. Sehingga, lambat laun saya sulit bergaul dengan teman kampung. Lama-lama sahabat dekatku sejak kecil semakin menjauh. 
Ruang pergaulan dan ruang gerak ku aku habiskan di rumah, sekolah, tempat les, rumah, sekolah, tempat les dan begitu seterusnya.....otomatis sahabatku ya berasal d ari sekolah dan tempat les juga...dan tentu saja pergaulan di lingkungan seperti itu ngga potentisal untuk menjaring persahabatan (persaudaraan) yang lama sebab ngga dapat kita hindari kalau moment kelulusan akan menghampiri kita. Di saat kelulusan tiba, tentu saja rasa sepi itu menyayat hati saya lagi. Saya kehilangan sahabat-sahabat terbaiku . Bagiku sahabat dekat saya anggap sebagai saudara kandung, sebagai pengisi kekosongan hatiku...

Melalui pengalaman itu, ketika saya masuk bangku kuliah saya memutuskan untuk berhati-hati dalam menjalin persahabatan. Di dalam mindshet saya, saya tanamkan bahwa saya tidak akan masuk ke dalam lingkaran persahabatan. Saya menganggap teman sebagai teman biasa tidak lebih dari itu. Saya tertutup. Tidak mau blak-blakan. Bahkan, di saat saya terpuruk saya hanya berdiam diri di kamar, menangis dalam larutan doa, kemudian tidur untuk menata suasanan hati. Banyak dari teman kuliah saya menganggap saya sebagai orang sombong dan aneh. Mafkan aku teman...bukan niatku begitu. Maafkan aku disaat aku menolak uluran tangan kalian...aku hanya ngga ingin terjebak dalam jeratab mengecewakan seperti jaman dahulu.
Tapiii.....kini aku terjebak lagi...tanpa sadar ada orang yang sifatnya mirip kaya aku, kehidupannya mirip kaya aku, mindshet dan pikirannya kaya aku, impiannya kaya aku bahkan bulan dan tanggal lahirnya sama dengan aku...dia sosok sahabat sejati yang baik, penolong, baik hati...tanpa aku sadar jiwa persahabatan dan persaudaraanku muncul kembali. Dalam batinku dia aku anggap sebagai saudaraku. Di saat kita berbeda pendapat dan bertengkar, kemudian lambat laun kita baikan lagi. Kita saling bantu-membantu. Aku tahu kelebihan dan kekurangan dia, makanya aku berusaha untuk menutupi kekurangannya dengan memberikan pertolongan yang aku punya...tapi dalam hatiku sedih sebab dalam kenyataanya dia bukanlah saudaraku. hanya teman. mulai sekarang saya merasa khawatir kalau terjadi apa apa dengan dirinya karena dia orang yang baik dan aku ngga bakalan rela kalau dia terpengaruh oleh lingkungan. Setiap aku sholat, selalu aku doakan kesuksesan bagi dirinya...Aku tahu betul apa ambisi dirinya..
Tapiiii....di sisi lain, saya takut kehilangan sebab beberapa semester lagi kita akan lulus...Ketakutan yang selalu memenuhi otaku...YOU ARE MY BEST FRIEND....

Aku lambat laun harus bisa sendiri, aku ngga boleh tergantung ama orang lain...aku sekarang berusaha keras untuk menutupi kesepianku dengan mempedulikan diriku sendiri dan berusaha menjadi orang kaya untuk mendirikan sebiah PANTI ASUHAN dan YAYASAN YAYASAN SOSIAL lainnya. Dengan memberi dan membantu, aku NGGA BAKALAN KESEPIAN LAGI! Aku yakin dengan begitu aku akan mendapatkan banyak kebahagiaan. AMIIIN...........

Biodata Penulis

Saya adalah pria kecil desa yang memiliki impian besar untuk hidup berguna dan berarti bagi umat manusia. Saya pada dasarnya adalah pria pemalu dan sulit menyampaikan perasaan dan pikiran secara lisan, maka mereka yang ngga atau belum dekat dengan diriku akan menganggap aku sebagai orang aneh dan sombong. Oleh karena itu, lewat blog ini saya menuangkan segala perasaan, ide, dan pikiran yang ada di dalam hidup saya. Bagi yang mau kenal dengan diriku, kalian bisa add fb aku di wahyu sastro soewarno atau bisa langsung datang ke kosku di kos Gedung Putih atau di rumahku di dukuh Gampingan.

  * Jenis Kelamin: Pria
    * Tanda Astrologi: Virgo
    * Industri: Pendidikan
    * Jabatan: Student, Freelance Content Writing
    * Lokasi: Solo : Central Java : Indonesia

Mengenai Saya

I am a man who like trying new something.
Minat

    * Reading
    * Writing
    * Browsing
    * internet
    * basketball.

Film Favorit

    * Spiderman

Musik Favorit

    * All music except dangdut

Buku Favorit

    * Dare to fail

Blog Saya
Catatan Wahyu Oke
GAMAgazine ONLINE
Belajar Bahasa Inggris
Wahyu's Web Blog
Pencerah Hati Penuh Cinta
Belajar Bahasa Inggris Online



Sabtu, 20 Agustus 2011

Pengantar

Saya hanyalah seorang Hamba Allah SWT yang dibesarkan untuk dididik dengan melakukan ibadah dan memperbaiki diri untuk bisa naik ke level yang lebih tinggi untuk mencapai kebahagiaan (sebenarnya penilaian kata"kebahagiaan"itu bersifat relative dan abstract). Segala uneg-uneg yang melintas di benak pikiran, saya tuangkan di dalam website pribadi ini. Semoga tulisan yang ada di dalam website ini mampu membuka cara pandang kita terhadap dunia dan lebih menghargai akan adanya kehidupan yang sampai ini berjalan dengan kompleks nya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons